Kamis, 01 Desember 2011

Museum maya

Museum maya (virtual museum) belum banyak dikenal di negeri kita. Negara-negara maju sudah membuat dan mengembangkan museum maya ini tanpa kehilangan pengunjung di museum nyata. Kecenderungan umum masyarakat kita yang kurang berminat pada wisata museum membuat banyak pihak khawatir bahwa keberadaan museum maya akan semakin membuat orang enggan berkunjung ke museum nyata. Apa sebenarnya museum maya itu?

Sesuai dengan sebutannya, museum maya hanya ada secara daring (online)di dunia maya. Museum maya atau museum virtual memiliki banyak sebutan, di antaranya museum online, museum digital, museum elektronik, dan sejenisnya. Werner Schweibenz (1998) menyebutkan bahwa museum maya adalah "a logically related collection of digital objects composed in a variety of media.... A virtual museum has no real place or space, and its objects and related informations can be disseminated all over the world.....a virtual museum is essentially a museum without wall." Di bawah ini adalah tampilan portal tiga museum maya terkemuka yang dapat Anda jelajahi di sini.





Sebenarnya dunia pendidikan sangat membutuhkan keberadaan museum maya ini karena museum maya dapat menjadi alat bantu untuk memperkenalkan museum atau semakin mendekatkan museum kepada masyarakat. Menurut Keeler (t.t.) beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari museum maya bagi dunia pendidikan adalah:
1. Membantu siswa melatih keterampilan melakukan presentasi
2. Membantu memotivasi siswa untuk belajar melalui aktivitas yang sangat diminatinya
3. Melatih siswa untuk berpikir fleksibel dan kreatif
4. Membantu siswa untuk meningkatkan keterampilan visual dan kinestetik
5. Mendorong siswa untuk menulis
6. Menjadi sarana berbagi antara siswa dengan orang tua tentang apa yang dipelajari di sekolah.

Untuk yang tertarik dengan dunia sains silakan gerakkan tetikus Anda ke situs ini.

Siapa yang akan memelopori membuat museum maya di Tanah Air?


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar