Kamis, 02 Februari 2012

Bagaimana menghitung umur fosil? Bag. 1 dari 2 tulisan

Ada dua cara untuk menentukan/menghitung umur fosil, yaitu secara relatif (relative dating technique) dan secara mutlak (absolute dating technique).

Teknik pertanggalan relatif
Pada masa lalu metode penanggalan relatif sering menjadi satu-satunya teknik yang digunakan oleh para ahli paleoantropologi.  Akibatnya, secara kronologis sulit membandingkan fosil dari berbagai tempat di dunia. Namun, metode relatif masih sangat bermanfaat untuk menghubungkan temuan-temuan dari situs-situs yang sama atau berdekatan dengan sejarah geologi yang serupa.

Stratigrafi
Metode relatif yang paling sederhana dan paling tua adalah stratigrafi atau penanggalan stratigrafi. Metode ini didasarkan pada prinsip superposisi yang menyatakan bahwa jika ada lapisan endapan, maka yang lebih tua berada di bawah dan yang lebih muda berada di atas. Prinsip ini sangat logis dan tidak berbelit-belit (straightforward). Namun demikian, lapiran geologis tidak selalu ditemukan dalam susunan kronologis yang rapi (ideal). Angin dan air melapukkan lapisan dan beberapa area terangkat atau bahkan tumpang tindih (tilted). Proses ini berakibat pada terjadinya geological conformities atau terputusnya sekuen stratigrafi original. Selain itu, banyak lubang yang digali oleh manusia maupun hewan yang berakibat pada tercampur-aduknya material dari berbagai lapisan (lihat gambar di bawah).