Minggu, 12 September 2010

Seni Kaligrafi


Sumber www.videoofturkey.com
Kata calligraphy berasal dari bahasa Yunani killi (indah) dan graphos (tulisan). Kaligrafi sebagai seni digunakan untuk mengekspresikan harnomi dan emosi melalui bentuk-bentuk huruf. Meskipun kita tidak memahami apa yang dituliskan oleh sang kaligrafer, kita dapat menikmati keindahan setiap goresan huruf yang ditorehkan menjadi bentuk-bentuk yang indah. Kebudayaan Cina sudah lama mengenal seni kaligrafi ini, dan biasanya yang dituliskan adalah puisi ataupun kata-kata hikmah dari para filsuf di zamannya. Jepang dan Korea mengembangkan seni kaligrafi yang diadopsi dari seni kaligrafi Cina. Di Eropa seni kaligrafi berkembang untuk keperluan penulisan Injil. Di dunia Islam kaligrafi terutama berkembang karena ada larangan melukis bentuk-bentuk mahluk hidup (binatang dan manusia). Objek kaligrafi para kaligrafer muslim adalah ayat-ayat Al Quran. Dengan demikian seni kaligrafi di dunia Islam turut membantu terpeliharanya ayat-ayat Allah. Namun di kemudian hari, ketika kekuasaan Islam hampir runtuh dan pelaksanaan norma-norma Islam semakin longgar, di dunia Islam (dipelopori oleh Turki) muncul bentuk-bentuk binatang dalam seni kaligrafi. Seni kaligrafi jenis ini disebut zoomorphic calligraphy.

The Contemporary Museum of Calligraphy (www.wikipedia.com)

Tanggal 14 Agustus tahun 2008 yang lalu Rusia membuka museum kaligrafi di kota Moscow. Museum bernama The Contemporary Museum of Calligraphy ini menyimpan koleksi seni kaligrafi Arab, Yahudi, Cina, Jepang, Rusia, dan sistem tulisan Eropa lainnya. Meskipun di Turki, Cina, Jepang, dan Korea sudah ada museum kaligrafi, museum kaligrafi di Moscow ini merupakan yang terbesar dan terlengkap untuk jenisnya, dan merupakan museum pertama di Rusia untuk seni kaligrafi.
Julimar 12/09/2010

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar