Sabtu, 23 Februari 2013

Arkeologi Eksperimental di Museum Geologi

Museum Geologi memiliki banyak koleksi artefak paleolitik, baik yang ditemukan oleh ahli-ahli masa kolonial Belanda maupun hasil penggalian arkeologis pasca kemerdekaan. Di bulan Februari ini Museum Geologi menerima tamu khusus dari Australia dalam rangka kerja sama penelitian artefak paleolitik dari Flores. Tamu tersebut adalah Dr. Mark Moore, seorang Lecturerdi jurusan Archaeology and Palaeoanthropology, Faculty of Arts and Sciences, School of Humanities, University of New England. Dr. Mark Moore banyak melakukan penelitian mengenai teknologi pembuatan alat batu paleolitik yang dibuat oleh manusia purba. 

Dalam penelitian-penelitiannya tersebut Dr. Mark Moore meniru membuat alat batu paleolitik menggunakan teknik yang diduga digunakan oleh manusia purba, yaitu teknik memukul dan menetak batu dengan batu lain, atau dengan tulang. 

Apa yang dilakukan oleh Dr. Mark Moore adalah merupakan penerapan dari cabang ilmu arkeologi yang disebut arkeologi eksperimental. Itu pula yang dilakukan Dr. Mark Moore di Museum Geologi. Dr. Mark Moore mendemonstrasikan pembuatan alat batu paleolitik. Demonstrasi dilakukan pada tanggal 13 Februari 2013 bertempat di patio sayap timur Museum Geologi dan disaksikan oleh staf Museum Geologi. Dokumentasi berupa pengambilan foto dan film dilakukan oleh Tim Audio Visual Museum Geologi.

Tulisan lengkap dapat dilihat di situs resmi Museum Geologi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar