Senin, 27 Desember 2010

Pemanfaatan Tangga di Museum

Tangga dalam sebuah bangunan merupakan sebuah struktur yang menghubungkan satu ruangan dengan ruangan lainnya. Bangunan yang memiliki tangga biasanya berada di luas lahan terbatas, atau barang yang dimiliki sang empunya gedung terlalu banyak sehingga yang bersangkutan merasakan perlunya ruang tambahan untuk menyimpan benda-benda tersebut. Tangga di ruang pamer publik sebenarnya bukan hal yang diharapkan (disukai?) oleh sebagian besar orang. Umumnya orang malas jika harus naik tangga. Demikian pula di museum tempat saya bekerja. Museum ini terdiri atas dua lantai, dan biasanya orang sudah merasa kelelahan berkeliling di lantai satu sehingga mereka enggan melihat tata peragaan di lantai dua. Untuk bangunan lama seperti museum ini tentunya pengelola museum tidak dapat begitu saja menghilangkan tangga, namun untuk gedung-gedung baru yang khusus dirancang untuk gedung museum penggunaan tangga dapat disiasati dengan cara membuat lorong melandai yang menghubungkan antarruang. Misalnya di Museum Quai Branly di Paris, Perancis (lihat video).

Namun ada juga museum-museum modern yang memiliki tangga ataupun eskalator dan memanfaatkannya untuk memperagakan sebagian koleksinya, ataupun untuk arena bermain. Gagasan inovatif dan benar-benar inspiratif ini dapat dilihat di sini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar