Selasa, 22 November 2011

Siron

Hanya ini penanda makam (Foto: Julimar)
Siron adalah sebuah kampung yang terletak di Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Saya berkunjung ke kampung ini awal November lalu bersamaan dengan kunjungan ke Museum Tsunami Aceh. Di sini dikuburkan sekitar 46.000 jiwa rakyat Aceh korban tsunami tahun 2004 lalu. Mereka dikuburkan secara massal. Tidak ada penanda yang mana makam siapa. Kerabat yang berziarah di sini tentunya tidak dapat secara khusus berdoa di nisan tertentu. Tidak ada gundukan tanah sebagaimana lazimnya makam. Suasana sangat hening. Secara pribadi saya sangat tersentuh dengan keberadaan makam sederhana ini. 
Kesederhaan yang rumit (Foto: Julimar)
Kesederhanaannya begitu menyakitkan dan mengharukan. Entah kata apa yang paling tepat. Rasanya rumit menggambarkan kesederhanaan di sini. Memilukan, mungkin. Ketika hati mendesahkan salam kepada ahli kubur, tak terasa butir-butir  hangat air mata membasahi pipi. Yang jelas hati saya lebih tersentuh ketika berada di sini dibandingkan dengan di Museum Tsunami Aceh yang megah itu. Padahal Museum Tsunami Aceh konon dibangun untuk mengenang para korban tsunami, namun saya tidak merasakan greget itu. Di sini saya mendapat pelajaran berharga bahwa untuk membangkitkan empati kita tidak harus menggunakan sarana mewah dan megah. Hal-hal sederhana dapat jauh lebih dalam menyentuh kalbu. Hal-hal kecil namun dipelihara dengan penuh kasih sayang akan menghasilkan dampak positif lebih besar dibandingkan dengan proyek mercu suar yang gaungnya hanya sesaat. Di sini saya mendapat pelajaran bahwa kita kelak akan kembali dalam kesederhanaan pula.........

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar