Minggu, 01 Januari 2012

QR Code dan Museum

QR code untuk situs web Museum Geologi
Pernahkah Anda melihat gambar seperti gambar di sebelah kiri ini? Saya yakin pernah! Terutama mereka yang menjadi pembaca harian Kompas. Ya, harian ini merupakan surat kabar nasional pertama di Indonesia yang memanfaatkan kode matriks ini untuk lebih membangun interaksi dengan pembacanya.

Matriks ini disebut QR code. QR adalah kependekan dari quick response. Kode ini diperkenalkan dan dikembangkan oleh sebuah perusahaan Jepang Denso Wave Inc. untuk keperluan industri otomotif. Sesuai dengan namanya, kode ini digunakan untuk menyampaikan informasi secara cepat dan mendapat respon cepat pula. Keterangan rinci tentang QR code dapat dilihat di situs ini.

Lalu apa hubungannya kode ini dengan museum? Melalui kode ini museum dapat lebih membanguna keterlibatan pengunjungnya dengan koleksi museum. Dengan kode ini pengunjung dapat memperoleh informasi lanjut tentang koleksi yang dipamerkan di sebuah museum. Museum-museum di negara-negara maju sudah banyak yang memanfaatkan QR code untuk meningkatkan pemahaman pengunjungnya. Dengan QR code pengelola museum dapat menyediakan informasi melalui aneka tautan yang dikodekan dalam matriks dua dimensi ini. Informasi dimaksud  berupa tautan ke situs, baik teks, gambar maupun video. Dengan demikian pengunjung akan mendapatkan pengalaman lebih dengan memanfaatkan teknologi ini. Salah satu keunggulan teknologi ini adalah mudah dan murah. Banyak situs internet QR code generator yang dapat kita gunakan dengan gratis. Dengan memasukkan URL situs yang akan kita tautkan ke museum kita maka gambar matriks ini sudah dapat diperoleh. QR code untuk situs web Museum Geologi di atas saya dapatkan secara mudah (dan gratis) dari sebuah situs penyedia jasa QR code generator. Untuk tulisan tentang kegunaan QR code bagi museum dapat dilihat di MuseumNext, Collectionspotlight, dan The Mobilists.

Sekedar informasi, saat ini Museum Geologi sedang menyususn tata pameran tetap yang baru dan salah satu terobosannya adalah menampilkan QR code di dalamnya.

Peringatan
Di samping memberikan kemudahan, QR code juga memiliki resiko. Tim Armstong, peneliti di Kaspersky Lab., menyatakan bahwa QR code dapat membawa penggunanya kepada tautan pesan teks ataupun situs yang berbahaya (malicious). Untuk mengetahui lebih lanjut tentang hal ini Anda dapat berkunjung ke tautan ini. Semoga bermanfaat!

Sumber: www.qrcodecards.co.uk


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar