Selasa, 17 Agustus 2010

Sejarah museum (8)


Koleksi kerajaan

Koleksi kerajaan berkembang di mana-mana di Eropa. Pada abad ke-15 Raja Matthias I dari Hongaria mengoleksi berbagai lukisan di Buda dan menyimpan berbagai barang antik dari masa Romawi di Kastil Szombathely. Maximilian I dari Austria memperoleh sebuah koleksi untuk kastilnya di Wina. Aneka benda, baik materi ilmiah maupun seni, ditampilkan di “green vaults” di istana Augustus of Saxony di Dresden, sementara archduke Ferdinand of Tirol menyimpan berbagai koleksi termasuk gading dari Benin dan lukisan Cina di Kastil Ambras dekat Insbruck. Koleksi-koleksi terkenal lainnya dari Eropa tengah termasuk koleksi kaisar Romawi Suci Rufolf II di Praha dan koleksi Albert V, duke Bavaria, yang dari 1563-1571 memerintahkan untuk merancang dan mendirikan bangunan untuk menyimpan koleksinya di Munich. Koleksi milik raja Polandia Sigismund II Augustus disimpan di Kastil Wawel, Krakow.

Perlindungan dari pihak kerajaan amatlah penting dalam mendorong kemajuan seni pada masa ini. Rudolf II mensponsori para ahli astrologi, ahli alkemi dan para seniman. Francis I dari Perancis mengundang berbagai pengrajin dan seniman terkenal dari Italia dan Perancis untuk membangun kembali dan memperindah kastilnya di Fontainebleu, dan di sana dia menyimpan koleksi seninya yang luar biasa. Henry VIII di Inggeris memberi perhatian pada musik dan dengan demikian tidak membangun koleksi penting. Tetapi dia bertanggung jawab atas pengampuan King’s Antiquary (pengampu barang antik milik raja) pada tahun 1533 yang bertugas membuat daftar dan mendeskripsi barang-barang antik milik negara. (Pengampuan serupa berturut-turut dibentuk pula oleh keluarga kerajaan Habsburg dan Raja Gustav II Adolf dari Swedia). Baru pada abad ke-17 koleksi penting pertama milik kerajaan dibentuk di Inggeris oleh Charles I, yang akhirnya tercerai-berai setelah dia dihukum mati pada tahun 1649. Setelah Restorasi, Charles II juga mengurus sejumlah koleksi, tetapi kemudian koleksi ini hilang terbakar di Istana Whitehall pada tahun 1698. Pada awal pemerintahan Charles II, diselenggarakan pameran senjata dan tameng di Tower of London; karena jelas-jelas untuk kepentingan umum, pameran ini menandai sebuah langkah penting dalam perkembangan museum Royal Armouries (museum Senjata Kerajaan).

Sumber : Encarta Encyclopaedia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar